Sablon discharge adalah teknik cetak kaos yang menggunakan tinta khusus untuk menghilangkan warna dasar kain dan menggantinya dengan warna baru. Teknik ini menghasilkan hasil cetakan yang sangat lembut karena tinta meresap langsung ke serat kain, bukan menempel di permukaan. Metode ini sangat populer di kalangan brand distro dan clothing line yang mengutamakan kenyamanan serta tampilan premium pada produk kaos gelap mereka.
Apa Itu Sablon Discharge?
Contents
- Apa Itu Sablon Discharge?
- Cara Kerja Sablon Discharge
- Kelebihan Sablon Discharge
- Kekurangan Sablon Discharge
- Perbandingan Sablon Discharge dengan Jenis Lain
- Jenis Tinta untuk Sablon Discharge
- Tips Merawat Kaos Sablon Discharge
- Kisaran Harga Sablon Discharge
- Pertanyaan Umum Seputar Sablon Discharge
- Pilihan Tepat untuk Kaos Premium Anda
- Referensi
Sablon discharge merupakan metode sablon manual yang bekerja dengan cara “mencabut” pigmen warna asli kain menggunakan bahan kimia khusus bernama discharge agent. Proses ini membuat warna tinta sablon menggantikan warna dasar kain secara sempurna, sehingga hasil cetakan terasa menyatu dengan material.
Teknik ini juga dikenal dengan istilah sablon cabut warna karena kemampuannya mengangkat zat pewarna dari serat kain. Berbeda dengan sablon konvensional yang menambah lapisan di atas permukaan, sablon discharge justru mengubah warna kain dari dalam serat.

Cara Kerja Sablon Discharge
Proses sablon discharge dimulai dengan pencampuran tinta khusus dan discharge agent (seperti ZFS atau odorless) dengan perbandingan tertentu. Campuran ini kemudian diaplikasikan pada kain melalui screen printing seperti teknik sablon manual pada umumnya.
Setelah tinta diaplikasikan, kain dipanaskan menggunakan heat press pada suhu 160 hingga 180 derajat Celcius selama 30 hingga 60 detik. Proses pemanasan ini mengaktifkan reaksi kimia yang menghilangkan warna dasar kain dan menggantinya dengan warna tinta discharge.
| Tahapan | Keterangan |
| Persiapan tinta | Campurkan discharge agent 5% dari berat tinta |
| Penyablonan | Aplikasikan tinta melalui screen ke kain |
| Pengeringan awal | Biarkan tinta dalam kondisi setengah basah |
| Curing | Heat press suhu 160 hingga 180°C selama 30 hingga 60 detik |
| Finishing | Cuci kain untuk menghilangkan residu kimia |
Kelebihan Sablon Discharge
Sablon discharge menawarkan hasil cetakan yang sangat lembut dan rata karena tinta menyerap langsung ke dalam serat kain. Tekstur kaos tetap terasa natural tanpa ada lapisan tebal yang mengganggu kenyamanan saat dipakai. Hal ini menjadi alasan utama mengapa teknik ini banyak digunakan untuk produk fashion premium.
Keunggulan lainnya adalah daya tahan warna yang sangat baik. Karena tinta sudah menyatu dengan serat kain, hasil sablon discharge tidak mudah luntur, retak, atau mengelupas meskipun dicuci berulang kali. Teknik ini juga sangat efektif menghasilkan warna cerah dan kontras pada kaos berwarna gelap seperti hitam, navy, atau maroon.

Kekurangan Sablon Discharge
Teknik sablon discharge memiliki keterbatasan pada jenis bahan yang kompatibel. Metode ini hanya bekerja optimal pada kain katun 100% dengan pewarna reaktif. Penggunaan pada bahan sintetis atau campuran polyester tidak akan memberikan hasil maksimal.
Dari segi biaya, sablon discharge cenderung lebih mahal dibandingkan sablon rubber atau plastisol karena membutuhkan bahan kimia khusus dan handling yang lebih rumit. Beberapa warna kain seperti hijau, biru, dan ungu juga sulit dicabut sempurna dengan teknik ini.
Perbandingan Sablon Discharge dengan Jenis Lain
Memahami perbedaan antara berbagai teknik sablon akan membantu Anda memilih metode yang tepat sesuai kebutuhan. Berikut perbandingan sablon discharge dengan plastisol dan rubber:
| Aspek | Sablon Discharge | Sablon Plastisol | Sablon Rubber |
| Tekstur hasil | Sangat lembut, menyatu dengan kain | Tebal, terasa di permukaan | Sedang, sedikit terasa |
| Ketahanan | Sangat awet, tidak retak | Bisa retak jika salah perawatan | Cukup awet |
| Bahan kain | Hanya katun 100% | Semua jenis bahan | Semua jenis bahan |
| Warna kain ideal | Gelap (hitam, navy) | Semua warna | Semua warna |
| Harga | Relatif mahal | Sedang | Lebih terjangkau |
| Kenyamanan pakai | Sangat nyaman | Kurang nyaman (panas) | Cukup nyaman |
Jenis Tinta untuk Sablon Discharge
Terdapat beberapa varian tinta yang digunakan dalam teknik sablon discharge dengan karakteristik berbeda:
Discharge White menghasilkan warna putih bersih pada kain gelap, cocok untuk efek vintage. Discharge Color merupakan tinta berwarna yang dicampur discharge agent untuk menghasilkan warna spesifik. Discharge Clear digunakan untuk mencabut warna tanpa mengganti dengan warna baru, menciptakan efek tone on tone yang halus.

Tips Merawat Kaos Sablon Discharge
Perawatan yang tepat akan menjaga kualitas sablon discharge tetap prima dalam jangka panjang:
✅ Cuci dengan air dingin atau suhu normal untuk menjaga serat kain
✅ Gunakan deterjen lembut tanpa pemutih atau bahan kimia keras
✅ Keringkan dengan cara diangin anginkan, hindari mesin pengering
✅ Setrika pada suhu rendah dan hindari area sablon secara langsung
✅ Cuci kaos baru sebelum dipakai untuk menghilangkan residu kimia
Kisaran Harga Sablon Discharge
Harga sablon discharge bervariasi tergantung kompleksitas desain, jumlah warna, dan kuantitas pesanan. Untuk pemesanan partai besar (minimal 24 hingga 50 pcs), harga berkisar Rp 25.000 hingga Rp 35.000 per kaos. Pemesanan satuan atau jumlah kecil bisa mencapai Rp 50.000 hingga Rp 85.000 per kaos karena setup biaya yang sama namun dibagi ke lebih sedikit unit.
Meskipun harga sablon discharge lebih tinggi, nilai investasinya sebanding dengan kualitas hasil yang premium dan daya tahan yang lebih lama dibandingkan teknik sablon lainnya.
Pertanyaan Umum Seputar Sablon Discharge
Apakah sablon discharge cocok untuk semua kain?
Tidak. Sablon discharge hanya optimal pada bahan katun 100% dengan pewarna reaktif. Kain sintetis atau campuran polyester tidak kompatibel dengan teknik ini.
Berapa lama hasil sablon discharge bertahan?
Dengan perawatan tepat, hasil sablon discharge bisa bertahan bertahun tahun tanpa retak atau luntur karena tinta sudah menyatu dengan serat kain.
Apa perbedaan utama sablon discharge dengan plastisol?
Sablon discharge meresap ke serat kain sehingga teksturnya lembut, sementara plastisol menempel di permukaan dan terasa tebal saat disentuh.
Mengapa sablon discharge lebih mahal?
Teknik ini membutuhkan bahan kimia khusus, kain dengan spesifikasi tertentu, dan proses handling yang lebih rumit dibandingkan sablon konvensional.
Pilihan Tepat untuk Kaos Premium Anda
Sablon discharge adalah solusi ideal bagi Anda yang menginginkan kaos dengan kualitas cetakan premium, tekstur lembut, dan tampilan profesional. Meskipun memiliki keterbatasan pada jenis bahan dan harga yang lebih tinggi, hasil akhir yang didapatkan sangat sebanding dengan investasi yang dikeluarkan.
Teknik cabut warna ini tetap menjadi pilihan utama brand distro dan clothing line yang mengutamakan kenyamanan serta estetika produk mereka.
Referensi
- Kompasiana, Sablon Kaos Discharge Teknik Cetak Unik yang Mengubah Warna Kain, 2024
- Rumah Sablon Cepat, Teknik Sablon Discharge Rahasia Kaos Sablon yang Lembut, 2025
- Remake Industry, Mengenal Teknik Sablon Discharge Keunggulan dan Cara Kerjanya, 2024
- Skreen and Sound, Mengenal Teknik Sablon Discharge Kelebihan dan Kekurangannya, 2024
- Knitto Blog, Kain Knitto Apa yang Paling Cocok untuk Sablon Discharge, 2022
- Weva Textile, Keunggulan Sablon Discharge dan Kapan Sebaiknya Digunakan, 2025


