Cotton combed 24s adalah kain rajutan katun combed dengan gramasi sekitar 170 sampai 210 gsm, berada di posisi tengah antara combed 20s yang lebih tebal dan combed 30s yang lebih tipis. Bagi konveksi maupun clothing line, angka gramasi ini menentukan berapa kaos yang bisa dihasilkan dari satu kilogram kain, sekaligus menentukan seberapa maksimal hasil sablon yang bisa dicapai.
Banyak yang menganggap semua kain berlabel 24s itu sama. Padahal antar pabrik, settingan mesin rajut bisa berbeda jauh, dan itu berpengaruh langsung ke bobot kain jadi. CKP Textile memproduksi cotton combed 24s dengan gramasi yang konsisten tiap batch, jadi pembeli tidak perlu menebak-nebak sebelum produksi massal. Artikel ini membahas spesifikasi, karakter, kesesuaian sablon, estimasi yield, sampai penggunaan ideal bahan ini.
Spesifikasi dan Gramasi Cotton Combed 24s
Contents
Cotton combed 24s memiliki gramasi 170 sampai 210 gsm pada lebar kain standar 42 inch, dengan variasi tergantung setting mesin rajut tiap pabrik.

Angka 24 pada nama kain merujuk pada nomor benang atau Ne, bukan gramasi langsung. Semakin kecil angkanya, semakin tebal benang yang dihasilkan. Huruf “s” di belakangnya menandakan single knit, rajutan satu jarum yang jadi standar untuk sebagian besar kaos kasual. Sebelum dipintal, serat katun melewati proses combing, penyisiran yang membuang sekitar 15 sampai 20 persen serat pendek agar benang jadi lebih halus dan seragam. Proses tambahan inilah yang membuat cotton combed lebih mahal dari cotton carded, tapi juga lebih rata permukaannya.
Karena sistem Ne bersifat tidak langsung, dua pabrik bisa sama-sama memakai label 24s namun menghasilkan gramasi cotton combed berbeda kalau setelan rajutnya tidak identik. Setidaknya dalam konteks pemesanan skala besar, minta sampel dan menimbang kain sebelum produksi bukan kehati-hatian berlebihan.
| Nomor Benang | Gramasi (gsm) | Karakter Singkat |
| 16s | 210-240 gsm | Paling tebal, cocok untuk kaos oversized dan boxy fit |
| 20s | 180-220 gsm | Tebal dan tahan lama, favorit seragam kerja |
| 24s | 170-210 gsm | Sweet spot antara ketebalan dan kenyamanan |
| 30s | 140-160 gsm | Paling tipis dan adem, favorit kaos distro kasual |
Karakter dan Ketebalan Cotton Combed 24s
Secara karakter, cotton combed 24s terasa tebal namun tetap lembut, permukaannya rata hasil proses combing, dan tidak menerawang meski warnanya terang.

Permukaan Halus dan Rata
Proses combing menghasilkan benang yang seragam, sehingga permukaan kain minim bulu. Rasanya di tangan lebih “padat” dibanding 30s yang lebih ringan.
Tidak Mudah Menerawang
Dengan gramasi 170 sampai 210 gsm, kain ini tidak transparan bahkan untuk warna putih atau krem. Cocok untuk kaos yang butuh tampilan solid tanpa lapisan tambahan.
Daya Serap Keringat yang Baik
Karena berbahan 100% katun, pori-pori kain tetap terbuka meski gramasinya lebih tinggi dari 30s. Nyaman dipakai harian, meski di iklim tropis rasanya sedikit lebih hangat dibanding varian yang lebih tipis.
Jatuh Kain yang Rapi
Kain sedikit lebih kaku di pemakaian awal, tapi jatuhnya membaik dan lebih rapi setelah beberapa kali dicuci. Ini yang membuat banyak clothing line memilihnya untuk kaos yang ingin tampil premium tanpa terlalu berat.
Kesesuaian dan Jenis Sablon untuk Cotton Combed 24s
Cotton combed 24s cocok untuk hampir semua teknik sablon karena permukaannya rata dan cukup tebal, tapi plastisol dan DTF paling sering direkomendasikan untuk hasil paling tajam.

Sablon Plastisol
Tinta berbasis minyak ini menempel di permukaan, bukan menyerap ke serat kain. Hasilnya tebal, warnanya pekat, dan detail kecil seperti font tipis atau logo rumit tetap tercetak tajam di atas permukaan combed 24s yang rata. Kekurangannya, area sablon tidak boleh disetrika langsung karena bisa lengket.
Sablon Rubber
Berbasis air, lebih elastis, dan harganya lebih ekonomis dibanding plastisol. Daya rekatnya baik di cotton combed, tapi kurang ideal untuk desain bergradasi atau foto. Rubber sering jadi pilihan untuk kaos komunitas dan seragam informal karena efisiensi biaya.
Sablon DTF
Untuk desain full color atau gradasi kompleks, DTF (Direct to Film) lebih fleksibel karena tidak terbatas pada jumlah warna. Prosesnya juga tidak bergantung pada jenis kain, jadi cocok untuk pesanan satuan maupun custom kecil.
Kalau kebutuhannya produksi massal dengan desain sederhana, rubber atau plastisol sudah cukup. Untuk desain rumit dalam jumlah kecil, DTF kemungkinan besar jadi pilihan yang lebih realistis dari sisi biaya per potong.
Yield Cotton Combed 24s, Estimasi 1 Kg Jadi Berapa Pcs
Dari 1 kg cotton combed 24s, konveksi umumnya mendapat 3 sampai 4 pcs kaos dewasa ukuran M atau L, dengan panjang kain sekitar 2,4 sampai 2,8 meter tergantung gramasi aktual dan setting lebar kain.

Yield ini lebih sedikit dibanding combed 30s yang bisa menghasilkan 4 sampai 5 pcs per kg, karena bobot per meter persegi combed 24s lebih berat. Tapi bukan berarti kurang efisien. Sebagian clothing line justru memilih 24s karena hasil akhirnya terasa lebih substansial tanpa mengorbankan kenyamanan.
| Ukuran Kaos | Estimasi Pcs per 1 Kg | Catatan |
| S | 4-5 pcs | Pola potong lebih hemat kain |
| M | 3-4 pcs | Ukuran yang paling umum dipesan |
| L | 3-4 pcs | Jadi acuan sebagian besar konveksi |
| XL | 2-3 pcs | Kebutuhan kain per potong lebih besar |
Angka di atas berlaku untuk kaos lengan pendek dengan pola potong standar. Kaos lengan panjang biasanya menghasilkan satu potong lebih sedikit dari tabel ini, karena kain tambahan dibutuhkan untuk bagian lengan.
Penggunaan Ideal Cotton Combed 24s
Cotton combed 24s paling pas untuk produk yang butuh kesan tebal dan tidak menerawang, tapi masih nyaman dipakai seharian.

Kaos Distro dan Merchandise Premium
Ketebalannya memberi kesan “berbobot” yang sering diasosiasikan dengan kualitas lebih tinggi, cocok untuk kaos brand yang ingin tampil beda dari kaos promosi biasa.
Seragam Kerja dan Event Komunitas
Daya tahannya terhadap pemakaian dan pencucian berulang membuatnya jadi pilihan aman untuk seragam yang dipakai rutin, bukan cuma sekali pakai.
Hijab dan Pashmina Berbahan Katun Tebal
Ketebalan 24s memberi jatuh kain yang lebih rapi untuk hijab model bergo atau pashmina, tanpa terlalu tipis hingga terlihat lapisan dalam.
Baju dan Celana Anak
Karena 100% katun dan cukup lembut, bahan ini juga aman untuk kulit sensitif anak, sekaligus cukup awet untuk pemakaian aktif harian.
Menentukan Kecocokan Cotton Combed 24s dengan Kebutuhan Produksi
Sebelum memesan dalam jumlah besar, ada satu langkah yang sering dilewatkan: menimbang swatch kain seluas 10×10 cm, lalu mengalikan hasilnya dengan 100 untuk mendapat perkiraan gsm aktual. Cara sederhana ini membantu memastikan gramasi yang diterima sesuai spesifikasi sebelum kain diproses jadi ratusan potong kaos.
Pemilihan antara 24s, 20s, atau 30s pada akhirnya bergantung pada target produk dan iklim pemakaian, bukan sekadar mana yang lebih “bagus” secara umum.
FAQ
Apakah cotton combed 24s cocok untuk kaos distro?
Cocok, terutama untuk kaos distro yang ingin tampil sedikit lebih premium dan berbobot dibanding combed 30s yang lebih tipis.
Berapa gramasi standar cotton combed 24s?
Kisarannya 170 sampai 210 gsm, meski beberapa pabrik memiliki standar sendiri yang bisa sedikit berbeda dari angka ini.
Apa beda utama cotton combed 24s dan 30s?
Bedanya ada di ketebalan benang dan gramasi. Combed 24s lebih tebal dan lebih berat, sementara 30s lebih tipis, lebih ringan, dan biasanya menghasilkan lebih banyak potongan kaos per kilogram.
Sablon apa yang paling awet untuk cotton combed 24s?
Plastisol umumnya paling awet dan tajam untuk desain detail. Untuk desain full color, DTF jadi alternatif yang lebih fleksibel tanpa mengurangi daya tahan sablon.
Berapa kaos yang dihasilkan dari 1 kg cotton combed 24s?
Rata-rata 3 sampai 4 pcs untuk ukuran M atau L, tergantung gramasi aktual kain dan pola potong yang dipakai konveksi.
Apakah cotton combed 24s terasa panas saat dipakai?
Sedikit lebih hangat dibanding 30s karena lebih tebal, tapi masih jauh lebih adem dibanding bahan non-katun karena tetap menyerap keringat dengan baik.
Referensi
- Fitinline (fitinline.com): Panduan karakteristik bahan kaos dan perbandingan spesifikasi kain combed.
- Wellen Print (wellenprint.com): Wawasan jenis cotton combed untuk industri sablon.
- Textile World Magazine: Standar kualitas dan inovasi industri tekstil.
- Journal of Textile Science and Technology: Riset analisis variasi bahan kain.


