Double Knit Bycel Prime adalah kain rajut tebal berbahan poly cotton poly tiga lapis benang dengan gramasi 320 sampai 340 gram per meter pada hitungan benang 30s, dilengkapi teknologi cool touch, wicking, dan anti bakteri, sehingga terasa sejuk, cepat kering, dan tidak gampang apek meski dipakai seharian penuh.
Kain ini masuk dalam keluarga besar rajutan double knit, teknik pembuatan kain yang sebenarnya sudah lama dipakai industri tekstil dunia. Bedanya, Double Knit Bycel Prime membawa beberapa penyempurnaan yang membuatnya lebih cocok untuk kebutuhan produksi kaos, hoodie, dan celana masa kini.
Apa Itu Double Knit Bycel Prime
Contents
- Apa Itu Double Knit Bycel Prime
- Bedanya Rajutan Double Knit dengan Single Knit
- 3 Teknologi di Balik Double Knit Bycel Prime
- Kenapa Double Knit Bycel Prime Berbeda dari Bycel dan Bycel Hydra
- Produk yang Cocok Pakai Double Knit Bycel Prime
- Cara Merawat Double Knit Bycel Prime Supaya Awet
- Double Knit Bycel Prime dan Arah Kaos Lokal ke Depan
- FAQ
- Apa perbedaan Double Knit Bycel Prime dengan Bycel biasa?
- Berapa gramasi kain Double Knit Bycel Prime?
- Apakah Double Knit Bycel Prime cocok dipakai untuk kaos oversized?
- Apakah kain ini menyerap keringat dengan baik?
- Bagaimana cara mencuci Double Knit Bycel Prime agar tidak cepat rusak?
- Selain kaos, produk apa saja yang biasa memakai kain ini?
- Referensi

Double Knit Bycel Prime adalah varian kain rajut ganda yang disusun dari tiga lapis benang poly cotton poly, menghasilkan permukaan yang lembut, tebal, dan tegas saat disentuh. Menurut data CKP Textile, kain ini punya lebar kain 72 inci dengan open finish dan panjang sekitar 1,7 meter per kilogram.
Ciri paling mudah dikenali dari kain ini adalah rasanya yang padat tapi tidak kaku. Padat, tapi tetap luwes saat digerakkan. Ketebalan itu bukan cuma soal gramasi, melainkan hasil dari cara benangnya dirajut berlapis, bukan ditenun satu arah seperti kain woven pada umumnya.
Bedanya Rajutan Double Knit dengan Single Knit

Rajutan double knit dibuat memakai dua set jarum pada mesin rajut, sedangkan single knit hanya memakai satu set jarum. Hasilnya jelas berbeda: kain double knit punya dua lapisan rajutan yang saling mengunci membentuk struktur lebih tebal, sementara single knit menghasilkan kain tipis dengan sisi depan dan belakang yang tampak berbeda.
Menurut Naputex, kain single knit lebih elastis dan gampang melar karena strukturnya yang lebih longgar, sedangkan kain double knit lebih stabil dan tidak mudah berubah bentuk setelah dipakai berulang kali.
| Aspek | Single Knit | Double Knit (termasuk Bycel Prime) |
| Jumlah set jarum | Satu | Dua |
| Ketebalan | Tipis sampai sedang | Tebal dan padat |
| Sifat melar | Mudah melar | Lebih stabil, tahan bentuk |
| Tepi kain | Cenderung menggulung | Tidak mudah menggulung |
| Contoh pemakaian umum | Kaos tipis, pakaian dalam | Kaos oversized, hoodie, jaket ringan |
Struktur dua lapis inilah yang membuat kain seperti Double Knit Bycel Prime lebih tahan lama dipakai untuk produk yang sering dicuci dan dipakai bergantian, misalnya kaos oversized yang jadi andalan banyak brand lokal.
3 Teknologi di Balik Double Knit Bycel Prime
Selain struktur rajutannya, Double Knit Bycel Prime dibekali tiga proses finishing yang jarang ditemukan di kain rajut tebal biasa. Ketiganya bekerja pada tahap akhir produksi kain, bukan cuma tambahan tipis di permukaan saja.
1. Cool Touch

Perlakuan cool touch membuat permukaan kain terasa lebih dingin ketika bersentuhan dengan kulit. Efek ini datang dari cara serat menghantarkan panas tubuh keluar lebih cepat, jadi pemakainya tidak gerah meski kainnya tebal.
2. Wicking Process

Proses wicking mempercepat penyerapan dan penyebaran keringat ke permukaan kain supaya lebih cepat menguap. Prinsip ini banyak dipakai di kain olahraga, dan pada Double Knit Bycel Prime teknologi itu diterapkan tanpa mengorbankan ketebalan serta kesan premium kainnya.
3. Anti Bacterial

Perlakuan anti bakteri menahan pertumbuhan bakteri penyebab bau pada serat kain. Karena itu, kaos atau hoodie dari bahan ini cenderung tetap segar walau dipakai seharian penuh untuk aktivitas yang bikin berkeringat.
Kenapa Double Knit Bycel Prime Berbeda dari Bycel dan Bycel Hydra
CKP Textile sebetulnya punya beberapa varian di keluarga Bycel, dan masing-masing punya karakter sendiri. Bycel standar (dikenal juga dengan sebutan Danball) punya gramasi 230 sampai 240 gram per meter dengan satu sisi full poliester dan sisi lain full katun, sementara Ponte punya gramasi 280 sampai 290 gram per meter dengan struktur yang lebih padat dibanding rajutan tunggal biasa.
| Varian | Gramasi | Ciri Khas |
| Bycel (Danball) | 230 sampai 240 gsm | Dua sisi berbeda, satu poliester satu katun |
| Ponte | 280 sampai 290 gsm | Struktur padat, stabil, tidak mudah melar |
| Double Knit Bycel Prime | 320 sampai 340 gsm | Poly cotton poly tiga lapis, cool touch, wicking, anti bakteri |
Dari perbandingan itu terlihat kalau Double Knit Bycel Prime ada di posisi paling tebal sekaligus paling lengkap secara fungsi dibanding varian lain di keluarganya. Cocok buat brand yang mengejar kesan produk yang berbobot dan berkualitas dari segi rasa kain, bukan cuma dari sisi harga jual.
Produk yang Cocok Pakai Double Knit Bycel Prime

Kaos Oversized
Tebalnya kain membuat siluet kaos oversized jatuh lebih rapi tanpa terlihat lembek. Jahitan pada bahan ini juga cenderung lebih rapi karena kainnya tidak gampang bergelombang saat dipotong.
Hoodie dan Sweater
Untuk hoodie dan sweater, ketebalan dan sifat cool touch pada Double Knit Bycel Prime membantu produk terasa hangat tanpa bikin gerah saat dipakai di ruangan ber-AC maupun di luar ruangan.
Celana
Sifat rajutannya yang stabil dan tidak gampang melar membuat kain ini juga dipakai untuk celana kasual, terutama model yang butuh jatuhan kain tegas namun tetap nyaman digerakkan.
Cara Merawat Double Knit Bycel Prime Supaya Awet
Perawatan kain berbahan campuran seperti ini sebetulnya tidak rumit, asal beberapa aturan dasar diikuti secara konsisten.
✓ Cuci dengan air hangat, dicampur pakaian dengan warna senada
✓ Keringkan dengan mesin pengering suhu sedang, sekitar 57 derajat Celsius
✓ Setrika dengan suhu rendah, maksimal 110 derajat Celsius
✗ Jangan pakai pemutih
✗ Hindari dry clean
Aturan ini penting karena kandungan polyester pada kain rentan berubah tekstur kalau kena panas berlebihan, sementara sisi katunnya bisa memudar warnanya kalau dicuci pakai pemutih. Merawat sesuai anjuran ini membuat lapisan cool touch dan anti bakteri pada kain bertahan lebih lama, tidak langsung hilang setelah beberapa kali cuci.
Double Knit Bycel Prime dan Arah Kaos Lokal ke Depan
Permintaan pasar terhadap kaos oversized dan hoodie tebal belum menunjukkan tanda melambat, dan kain seperti Double Knit Bycel Prime ada di posisi yang pas untuk menjawab kebutuhan itu. Setidaknya untuk kategori kaos dan hoodie tebal, posisinya cukup kuat dibanding kain rajut lain yang lebih tipis. Bukan cuma soal tebal atau tipis, tapi bagaimana satu lembar kain bisa menggabungkan rasa nyaman, daya tahan, dan fungsi tambahan sekaligus.
Meski begitu, kain ini belum tentu jadi pilihan paling pas untuk semua jenis produk, misalnya kemeja formal tipis atau pakaian yang butuh jatuhan kain sangat ringan. Buat brand yang sedang menyusun koleksi baru, memahami perbedaan antar varian double knit ini bisa membantu menentukan bahan mana yang paling pas dengan target produk. Bukan cuma ikut-ikutan tren bahan yang sedang ramai dipakai kompetitor lain.
FAQ
Apa perbedaan Double Knit Bycel Prime dengan Bycel biasa?
Gramasinya beda cukup jauh. Bycel biasa ada di kisaran 230 sampai 240 gram per meter dengan dua sisi berbeda bahan, sementara Double Knit Bycel Prime memakai poly cotton poly tiga lapis dengan gramasi 320 sampai 340 gram per meter plus tambahan cool touch, wicking, dan anti bakteri.
Berapa gramasi kain Double Knit Bycel Prime?
Kisarannya 320 sampai 340 gram per meter untuk hitungan benang 30s, dengan lebar kain 72 inci open finish.
Apakah Double Knit Bycel Prime cocok dipakai untuk kaos oversized?
Cocok. Ketebalan dan kestabilan rajutannya membuat siluet oversized jatuh rapi, dan kainnya tidak gampang melar setelah beberapa kali cuci.
Apakah kain ini menyerap keringat dengan baik?
Iya, berkat proses wicking yang mempercepat penyerapan dan penguapan keringat dari permukaan kain, jadi tidak lengket lama di kulit meski dipakai seharian.
Bagaimana cara mencuci Double Knit Bycel Prime agar tidak cepat rusak?
Cuci dengan air hangat bersama warna senada, hindari pemutih, keringkan di suhu sedang sekitar 57 derajat Celsius, dan setrika dengan suhu rendah maksimal 110 derajat Celsius.
Selain kaos, produk apa saja yang biasa memakai kain ini?
Selain kaos oversized, kain ini juga umum dipakai untuk hoodie, sweater, dan celana kasual karena jatuhan kainnya yang tegas tapi tetap nyaman digerakkan.
Referensi
- CKP Textile
- Altratex
- Naga Putra Sutramas (Naputex)
