Danball Maximus, Kain Sintetis Tebal untuk Hoodie dan Celana
Danball Maximus, Kain Sintetis Tebal untuk Hoodie dan Celana

Danball Maximus adalah kain rajut dua lapis berbahan serat sintetis penuh, punya tekstur lembut tapi tebal dan agak kaku sehingga bentuk pakaian tetap rapi walau dipakai lama. Kain ini dibekali empat perlakuan tambahan sekaligus, yaitu Cool Touch, Wicking Process, Anti Bacterial, dan Anti Kusut, jadi bukan cuma soal tampilan luar saja.

Sebelum masuk ke detail Danball Maximus, ada baiknya kenalan dulu sama kain danball secara umum. Namanya memang masih asing buat sebagian orang, padahal sudah cukup lama dipakai brand-brand streetwear.

Kain Danball Itu Sebenarnya Apa

Nama “danball” diambil dari istilah Jepang untuk karton bergelombang. Cocok, sebab struktur rajutnya memang dua lapis dengan rongga udara di tengah, mirip kalau diraba potongan kardus tipis. Rongga inilah yang bikin kain terasa agak empuk ketika ditekan, beda dari rajutan satu lapis biasa.

Kain berstruktur begini awalnya populer di industri fashion Korea dan Jepang, lalu merambat ke brand streetwear lokal beberapa tahun belakangan. Alasannya sederhana. Potongan baju yang polos pun jadi kelihatan lebih niat kalau bahannya berkarakter.

Danball versi umum biasanya campuran tiga bahan: polyester sekitar 60 sampai 80 persen buat kekuatan dan supaya nggak gampang kusut, spandex 5 sampai 10 persen buat kelenturan, dan katun 10 sampai 30 persen buat kesan alami sekaligus daya serap keringat. Komposisi ini beda-beda tergantung pabrik pembuatnya.

Yang Bikin Maximus Beda dari Danball pada Umumnya

Kalau danball kebanyakan pakai campuran katun, Danball Maximus jalan sendiri. Kain ini 100 persen serat sintetis, tanpa unsur katun sama sekali. Efeknya, permukaan jadi lebih licin dan rata, gampang menyerap warna waktu proses sublimasi, dan bentuknya lebih tegas dibanding danball yang ada campuran katunnya.

Ada trade-off di baliknya. Kain berbahan sintetis penuh umumnya kurang menyerap keringat dibanding yang ada unsur katunnya. Makanya Maximus dikasih Wicking Process, supaya keringat tetap bisa terbawa ke permukaan kain dan cepat kering meski komposisinya sintetis semua.

Detail Ukuran dan Ketebalan Danball Maximus

Danball Maximus cuma tersedia dalam satu ketebalan, yaitu 30s dengan bobot 320 sampai 340 gram per meter persegi. Angka segitu tergolong tebal untuk kain rajut, sekelas bahan fleece ringan sampai sedang.

DetailUkuran
Ketebalan30s, 320-340 gsm
Lebar kainF72 inci (open finish)
Panjang per kilogramsekitar 1,7 meter
Panjang per rollsekitar 42,5 meter
Komposisi100% serat sintetis

Lebar F72 inci ini cukup lega buat pola potongan hoodie oversize atau celana kulot yang butuh banyak bahan tanpa terlalu banyak sambungan jahitan.

Empat Perlakuan yang Ditanam di Kain Ini

Selain struktur dua lapisnya, Maximus dibekali empat treatment tambahan. Masing-masing punya fungsi sendiri, bukan cuma tempelan istilah di brosur.

1. Cool Touch

Permukaan kain terasa sejuk begitu disentuh, bahkan sebelum dipakai bergerak. Sensasi ini datang dari perlakuan pada serat yang membantu menghantar panas tubuh keluar lebih cepat dibanding kain sintetis biasa.

2. Wicking Process

Proses ini yang bikin keringat “ditarik” dari kulit ke permukaan kain supaya cepat menguap. Bagian penting banget buat kain sintetis penuh kayak Maximus yang secara alami kurang menyerap dibanding katun.

3. Anti Bacterial

Serat kain diberi perlakuan supaya bakteri penyebab bau nggak gampang berkembang biak. Hasilnya, baju nggak cepat apek meski dipakai seharian.

4. Anti Kusut

Struktur rajutan yang padat, ditambah perlakuan tambahan, bikin kain nggak gampang kusut. Baju tetap kelihatan rapi walau digulung di dalam tas atau nggak sempat disetrika.

Cocok Dipakai untuk Produk Apa Saja

Tekstur tebal dan agak kaku bikin Danball Maximus paling pas buat garmen yang butuh bentuk tegas, seperti hoodie, sweater, dan celana. Ketiganya sama-sama butuh bahan yang nggak gampang melar atau berubah bentuk selama dipakai gerak aktif.

Buat hoodie dan sweater, ketebalan 320 sampai 340 gsm bikin potongan jatuh lebih rapi, tidak loyo seperti kain rajut tipis pada umumnya. Buat celana, sifat anti kusutnya membantu tampilan

Bedanya Sama Fleece atau Babyterry

Orang sering menyamakan danball dengan fleece karena sama-sama tebal. Padahal permukaannya beda jauh kalau diperhatikan lebih dekat. Fleece dan babyterry punya bulu-bulu halus di salah satu sisi, sementara danball permukaannya rata dan halus di kedua sisi, agak mirip kain tenun kalau dilihat sekilas.

AspekDanball MaximusFleeceBabyterry
PermukaanRata dan halus di dua sisiBerbulu di satu sisiBerbulu halus, agak kasar
StrukturDua lapis dengan rongga udaraSatu lapis, disikatSatu lapis, loop terbuka
Kesan warnaCenderung deep dan solidCenderung memudarCenderung memudar
Paling cocok untukHoodie, sweater, celanaJaket, sweater kasualKaos oversize

Cara Merawat Biar Nggak Cepat Rusak

Merawat kain ini sebenarnya tidak ribet, asal beberapa aturan dasar dipegang. Cuci pakai mesin dengan air hangat, gabungkan dengan pakaian warna senada supaya warnanya tidak luntur ke bahan lain.

Jangan pakai pemutih sama sekali sebab bisa merusak lapisan treatment di permukaan kain. Pengeringan sebaiknya di suhu sedang, sekitar 57 derajat Celsius, dan kalau perlu disetrika, batasi suhu maksimal 110 derajat Celsius. Pencucian kering pakai bahan kimia juga sebaiknya dihindari.

Pilih Maximus atau Danball Biasa, Tergantung Kebutuhan

Kalau lini produk butuh warna solid hasil sublimasi yang tajam dan bentuk yang tegas tanpa gampang melar, Danball Maximus lebih masuk akal dibanding danball campuran katun. Tapi kalau target pasarnya lebih suka bahan yang menyerap keringat secara alami, danball dengan campuran katun bisa jadi pertimbangan lain.

Yang jelas, baik dipakai buat hoodie oversize atau celana kulot, kain rajut dua lapis ini sudah cukup terbukti tahan lama asal cara rawatnya benar. Satu hal yang jarang disadari orang, tekstur mirip kardus inilah yang justru bikin desain simpel kelihatan lebih niat dipakai.

FAQ

Apa Bedanya Danball Maximus dengan Danball Biasa?

Maximus pakai 100 persen serat sintetis tanpa campuran katun, sementara danball pada umumnya biasanya campuran polyester, spandex, dan katun. Efeknya, permukaan Maximus lebih licin dan gampang disublim.

Danball Maximus Panas Nggak Kalau Dipakai di Cuaca Indonesia?

Tidak terlalu, karena ada treatment Cool Touch dan Wicking Process yang membantu membuang panas serta keringat lebih cepat. Tapi karena ketebalannya 320 sampai 340 gsm, kain ini tetap lebih pas buat ruang ber-AC atau malam hari dibanding siang bolong.

Berapa Ketebalan Danball Maximus?

Cuma ada satu pilihan, yaitu 30s dengan bobot 320 sampai 340 gram per meter persegi.

Danball Maximus Bisa Disablon atau Cuma Bisa Sublim?

Permukaannya memang dirancang untuk sublimasi supaya hasil warnanya maksimal, tapi teknik sablon manual tetap bisa dipakai tergantung jenis tinta dan mesin yang dipakai konveksi.

Kenapa Danball Dinamakan Seperti Kardus?

Karena struktur rajutannya dua lapis dengan rongga udara di tengah, mirip kalau diraba potongan karton bergelombang. Istilah ini aslinya dari Jepang, negara asal tren kain ini sebelum populer di Indonesia.

Referensi

  • CKP Textile, halaman produk Maximus (ckptextile.com)
  • Fabriku, artikel mengenai kain danball dan komposisi umumnya (fabriku.com)

Bagikan Artikel Ini

Artikel Lainnya

Green Convert, Warna Hijau Netral yang Makin Digemari untuk Kain Dua Sisi

Kalau kamu sering dengar sebutan green convert di kain rajut dua sisi, itu merujuk pada salah satu varian warna hijau yang tone-nya berada di tengah, tidak terlalu terang maupun gelap, sehingga gampang dipadukan untuk berbagai kebutuhan produksi. Sebutan “convert” sendiri lumrah dipakai industri tekstil untuk menandai varian warna dalam katalog kain, makanya penomoran serupa bisa […]

Lihat Selengkapnya

Cotton Combed 30s, Kain Ringan yang Bikin Adem Seharian

Cotton combed 30s adalah kain rajutan katun hasil proses combing dengan nomor benang 30, gramasi rata-rata 140 sampai 160 gsm, dan tergolong varian paling ringan di keluarga penomoran cotton combed. Teksturnya halus, jatuh mengikuti bentuk badan, terasa sejuk kalau dipakai lama. Konveksi dan pemilik clothing line sering memilih bahan ini justru karena bobotnya yang enteng, […]

Lihat Selengkapnya

Bandung Pusat Fashion, CKP Textile Pusat Kainnya!

Bandung sudah lama dikenal sebagai kota mode dengan banyak brand lokal yang terus berkembang. Dari industri distro hingga konveksi skala besar, kota ini menjadi pusat produksi pakaian berkualitas. Kesuksesan industri fashion di Bandung tentu tidak lepas dari keberadaan toko kain yang menyediakan bahan berkualitas dengan stok melimpah. Salah satu yang sudah lama dipercaya oleh banyak […]

Lihat Selengkapnya

Cotton Combed 24s, Spesifikasi Lengkap untuk Produksi Kaos

Cotton combed 24s adalah kain rajutan katun combed dengan gramasi sekitar 170 sampai 210 gsm, berada di posisi tengah antara combed 20s yang lebih tebal dan combed 30s yang lebih tipis. Bagi konveksi maupun clothing line, angka gramasi ini menentukan berapa kaos yang bisa dihasilkan dari satu kilogram kain, sekaligus menentukan seberapa maksimal hasil sablon […]

Lihat Selengkapnya