Apa Bedanya 20S, 24S, dan 30S? Pahami Penomoran Benang Bareng CKP Textile
Apa Bedanya 20S, 24S, dan 30S? Pahami Penomoran Benang Bareng CKP Textile

Penomoran pada benang dibuat sebagai acuan dalam memudahkan komunikasi serta menyamakan persepsi terkait jenis benang. Nomor pada benang menunjukkan tingkat kehalusan pada benang tersebut. Sistem penomoran sendiri terbagi menjadi dua, Tidak Langsung dan Langsung.

 

1. Penomoran Tidak Langsung

Penomoran Tidak Langsung biasa diaplikasikan pada jenis Natural Fiber, seperti Rayon dan Cotton. Satuan yang paling umum digunakan adalah satuan “S” yang mengacu pada satuan Number of England (NE).

Pada penomoran Tidak Langsung, nomor benang berbanding terbalik dengan ukuran diameter benang. Artinya semakin besar nomor benang, semakin kecil ukuran diameter benang tersebut. Sehingga semakin besar nomor benang, semakin halus pula benangnya.

Contoh yang paling sering ditemui adalah penomoran tidak langsung pada jenis Cotton Combed. Apabila terdapat kain dengan ketebalan 24 S dan 30 S, maka kain 30 S lah yang memiliki sifat lebih lembut dan halus karena memiliki ukuran diameter yang lebih kecil.

 

2. Penomoran Langsung

Sistem penomoran langsung biasanya diaplikasikan pada jenis Synthetic Fiber seperti Polyester dan Spandex. Satuan dari penomoran Langsung adalah Denier (D) atau Tex.

Pada penomoran langsung, nomor benang berbanding lurus dengan ukuran diameter benang. Artinya semakin besar nomor benang, maka semakin besar pula diameter benang tersebut. Maka dari itu, semakin kecil nomor benang, semakin halus pula benang tersebur.

Contoh mudahnya adalah jika terdapat dua benang dengan nomor 30 D dan 50 D, maka benang 30 D memiliki ukuran diameter benang yang lebih kecil dan kain yang dihasilkan akan lebih halus dibandingkan dengan benang 50 D.

 

Article Summary

Penomoran benang terbagi menjadi dua jenis, Langsung dan Tidak Langsung. Penomoran Langsung diterapkan pada Synthetic Fiber seperti Polyester, Nylon, Spandex, dan lain-lain. Sedangkan Penomoran Tidak Langsung digunakan pada Natural Fiber seperti Cotton. Keterangan “S” pada kain cotton combed (24S, 30S, dst) merupakan satuan dari penomoran tidak langsung dan merujuk pada ketebalan benang. Semakin besar nilai S, semakin tipis/halus benangnya. Contohnya, kain 30S akan memiliki sifat kain yang lebih tipis dan halus dibanding kain 24S.

 

Konsultasi Gratis dengan Customer Care CKP

Cabang Bandung

Jl. Komud Supadio (Jatayu) No.7 Bandung, Jawa Barat.

+6222-6011537 (Call)

+628-562-108-107 (WA)

+628-111-320-3333 (WA)

https://s.id/PetaLokasiCabangBandung

 

Cabang Yogyakarta

Jl. HOS CokroaminotoRuko Cokro Square Blok M (Sebelah Hotel Ekkon) Yogyakarta, D.I.Yogyakarta

+628-1919-107-107 (WA)

https://s.id/PetaLokasiCabangYogyakarta

 

Cabang Denpasar

Kompleks Pertokoan Imam Bonjol Square Blok A No.26,Pemecutan Klod, Denpasar Barat

+628-1919-522-522 (WA)

https://s.id/PetaLokasiCabangDenpasar

 


Bagikan Artikel Ini

Artikel Lainnya

Lompatan Besar Inovasi Baju Anti Peluru Tercanggih Dunia

Baju anti peluru tercanggih bukan lagi soal plat baja tebal yang bikin pemakainya susah napas. Riset material balistik sudah sampai di titik di mana perlindungan maksimal bisa dikemas dalam lapisan setipis jaket biasa. Perubahan ini bukan datang tiba-tiba, tapi hasil akumulasi penelitian selama puluhan tahun yang terus diperbarui setiap kali ada ancaman baru di lapangan. […]

Lihat Selengkapnya

Bahan Tenda Tentara: Jenis, Spesifikasi, dan Cara Memilihnya

Bahan tenda tentara bukan cuma kain tebal yang dijahit jadi atap. Material yang digunakan TNI maupun tim rescue di lapangan melewati seleksi teknis ketat, mulai dari ketahanan terhadap air, kemampuan bertahan di bawah paparan UV berbulan-bulan, hingga bobot yang masih bisa dibawa bergerak. Memahami jenis-jenisnya penting, terutama bagi siapa pun yang terlibat di industri konveksi, […]

Lihat Selengkapnya

Aircel CKP Textile, Bahan Adem 70% Cotton untuk Cuaca Panas

Aircel adalah kain produksi CKP Textile dengan komposisi 70% Cotton dan 30% Polyester Dryfit, dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan di cuaca panas dan lembap. Perpaduan kedua bahan ini menghasilkan kain yang terasa adem, menyerap keringat, sekaligus ringan saat dipakai seharian. Bukan kain fashion semata. Kain Aircel hadir untuk menjawab kebutuhan nyata pengguna yang tiap harinya […]

Lihat Selengkapnya

Mengenal Teknologi NIR Compliant Fabrics dalam Standar Tekstil Modern

NIR Compliant Fabrics hadir sebagai terobosan material yang memanipulasi emisi cahaya pada spektrum infra merah dekat. Strategi pertahanan masa kini sangat bergantung pada teknologi ini untuk mengaburkan deteksi panas yang mengincar personel maupun aset berharga di medan tempur. Struktur serat dan formula kimia menjadi kunci utama efektivitasnya. Tanpa proteksi ini, seragam konvensional justru menonjol saat […]

Lihat Selengkapnya