Kain Microfiber: Ciri, Daya Serap, dan Cara Merawatnya
Kain Microfiber: Ciri, Daya Serap, dan Cara Merawatnya

Kain microfiber dibuat dari serat sintetis yang ketebalannya di bawah 1 denier, kira-kira seperseratus diameter rambut manusia. Satu helai benangnya dibelah lagi saat produksi sampai menjadi puluhan filamen mikro yang saling merapat, dan celah di antara filamen itulah yang menarik air masuk hampir seketika. Karena itu bahan ini mendominasi rak handuk gym, lap kacamata, sampai jersey lari.

Bahan ini ada di mana-mana sekarang. Sering tanpa disadari pemakainya.

Mengenal Kain Microfiber, Inovasi Serat Super Halus

Kain microfiber adalah kain rajut atau tenun dari serat sintetis berukuran di bawah 1 denier, umumnya campuran 80% polyester dan 20% polyamide. Ukuran serat itulah yang memisahkannya dari kain sintetis biasa.

Denier dipakai untuk mengukur kehalusan benang. Benang sepanjang 9.000 meter yang beratnya pas 1 gram disebut berdenier 1, jadi angka yang makin kecil berarti seratnya makin halus. Rambut manusia ada di kisaran 20 denier dan sutra sekitar 8 denier, sementara microfiber kelas bagus sanggup turun sampai 0,13 denier.

Di pasaran istilahnya berantakan. Penjual menyebutnya microfiber kain, bahan micro, atau micro peach, padahal barangnya sekeluarga.

Riset seratnya berangkat dari Jepang pada awal 1970-an, ketika Toray Industries mengembangkan teknik pemintalan serat ultrahalus yang kemudian dipakai untuk bahan menyerupai suede. Yang membuatnya beda dari kain polyester biasa bukan cuma ukuran seratnya. Benang microfiber melewati proses pembelahan, secara mekanis atau lewat pelarut kimia, sehingga penampang seratnya berubah dari bulat rapat menjadi bentuk bintang dengan sudut-sudut tajam. Sudut itu punya dua pekerjaan sekaligus: menyerok kotoran dan menahan air.

Mengapa Microfiber Sangat Efektif Menyerap Air dan Kotoran?

Serat yang terbelah membuat permukaan kain penuh celah kapiler mikro. Kain microfiber jenis split sanggup menahan cairan sampai 7 kali bobotnya sendiri, jauh di atas kemampuan lap katun biasa.

Angka yang lebih menarik justru datang dari rumah sakit. Uji di UC Davis Medical Center mencatat pel microfiber memangkas jumlah bakteri di lantai sampai 99% hanya dengan air, sedangkan pel katun berhenti di 30%. Tanpa disinfektan tambahan.

Celah kapiler antar filamen

Setiap benang yang terbelah meninggalkan ruang sempit di antara filamennya. Air naik ke ruang itu lewat gaya kapiler, mekanisme yang sama dengan air yang merambat di ujung tisu, dan tetap tertahan di sana sampai kain diperas.

Muatan statis yang menahan debu

Gesekan ringan antara serat sintetis dan permukaan benda memunculkan muatan listrik statis kecil. Partikel debu yang biasanya cuma berpindah tempat kalau dilap kain katun justru menempel di serat microfiber. Ini juga alasan lap microfiber sering dipakai kering.

Sudut serat yang menyerok noda

Penampang berbentuk bintang tadi bekerja mirip sekop mini. Noda minyak tipis di kaca terangkat, bukan diratakan.

Perlu dicatat, tidak semua kain berlabel microfiber sudah melewati proses split. Yang belum terbelah tetap terasa lembut, tapi daya serapnya biasa saja dan tidak akan menyamai angka 7 kali bobot tadi.

Penggunaan Microfiber untuk Pakaian Olahraga dan Handuk

Kain microfiber dipakai luas untuk jersey olahraga dan handuk karena mengeringkan diri sendiri sekitar tiga kali lebih cepat dibanding serat biasa, sehingga keringat maupun air tidak menggantung lama di permukaan.

Jersey dan pakaian olahraga

Katun menyimpan air di dalam seratnya dengan moisture regain sekitar 8,5%, sementara polyester hanya 0,4%. Artinya keringat tidak ditelan serat, melainkan didorong ke permukaan luar kain lalu diuapkan. Kaos katun basah terasa berat setelah 20 menit lari; jersey microfiber cenderung tetap ringan karena airnya sudah pindah ke sisi luar. Prinsip perpindahan uap seperti ini juga dipakai pada bahan Aircel yang mencampur katun dengan polyester dryfit.

Handuk mandi dan handuk travel

Handuk microfiber umumnya dibuat di rentang 250 sampai 400 gsm, jauh lebih tipis dari handuk katun yang bisa menembus 600 gsm. Bobotnya kecil, lipatannya ringkas, dan sesudah dipakai bisa kering sendiri dalam waktu yang jauh lebih singkat. Buat orang yang sering naik gunung atau berenang, alasannya sederhana: tidak ada bau apek di dalam tas.

Lap pembersih dan perlengkapan detailing

Lap kacamata, lap layar, sampai kain poles mobil hampir seluruhnya microfiber sekarang. Seratnya tidak meninggalkan bulu halus di permukaan bening.

Kelebihan Microfiber Dibandingkan Bahan Katun Biasa

Dibanding katun, kain microfiber unggul di kecepatan kering, bobot, dan daya angkat kotoran. Katun tetap menang di sirkulasi udara dan rasa adem untuk pakaian harian.

AspekKain microfiberKatun biasa
Kehalusan seratDi bawah 1 denier, kelas atas sampai 0,13 denierSekitar 200 denier per helai
Daya serapSampai 7 kali bobot kain, air tertahan di celah antar filamen dan baru lepas saat diperasMenyerap baik, tapi air masuk ke dalam serat sehingga kain jadi berat
Waktu keringSekitar sepertiga waktu serat biasaLama, apalagi di musim hujan
Bobot per lembarRinganBerat
Sisa serat di permukaanNyaris nihilSering meninggalkan bulu halus
PerawatanAnti pelembut pakaian, suhu cuci rendahLebih santai, tahan air panas dan pemutih ringan

Bukan berarti microfiber cocok untuk semua hal. Untuk kaos harian di iklim lembap, kain katun masih lebih nyaman karena rongga antar seratnya melewatkan udara lebih bebas, sesuatu yang jarang dikalahkan bahan sintetis. Pemilik usaha konveksi yang mencari bahan kaos yang adem biasanya tetap pulang membawa katun atau campurannya.

Ada satu catatan lingkungan yang jarang disebut penjual. Setiap kali dicuci, kain sintetis melepas serpihan serat mikro ke air buangan, dan microfiber termasuk penyumbangnya. Bukan alasan untuk berhenti memakainya, tapi cukup jadi bahan pertimbangan.

Tips Merawat Produk Berbahan Microfiber

Perawatan kain microfiber berpusat pada satu hal: menjaga celah antar filamen tetap terbuka. Pelembut pakaian, suhu tinggi, dan bulu dari kain lain adalah tiga hal yang paling sering menutup celah itu.

Cuci terpisah dari kain berbulu

Handuk katun dan kaos tua melepas serat halus saat dicuci. Serat itu tersangkut di permukaan microfiber dan menyumbat celahnya. Satu mesin cuci penuh handuk katun bisa merusak performa lap microfiber baru hanya dalam sekali putaran.

Lewati pelembut pakaian

Pelembut bekerja dengan melapisi serat memakai lapisan licin. Di kain lain lapisan itu bikin lembut, di microfiber justru menutup pori dan mematikan daya serapnya. Sama berlakunya untuk pemutih.

Jaga suhu air tetap rendah

Air hangat di bawah 40 derajat sudah cukup untuk mengangkat kotoran harian. Serat polyester mulai berubah bentuk di suhu tinggi, dan bentuk bintang yang tadi susah payah dibuat pabrik bisa meleleh menjadi permukaan rata.

Angin-anginkan, jauhkan dari setrika

Microfiber kering sendiri dengan cepat, jadi pengering mesin jarang diperlukan. Setrika panas langsung ke permukaannya lebih berbahaya lagi.

Pakai kantong cuci berjaring halus

Kantong cuci menahan sebagian serpihan serat supaya tidak lolos ke saluran air, sekaligus mencegah kain tersangkut di bagian dalam mesin.

Menilai Microfiber Sebelum Membeli

Ada trik lama yang dipakai orang toko dan masih berguna sampai sekarang. Usapkan kain ke telapak tangan yang kering; kalau seratnya benar-benar sudah terbelah, kain akan terasa sedikit menyangkut, bukan meluncur mulus. Lalu teteskan air di permukaannya. Kain microfiber yang bagus menelan tetesan itu sebelum sempat menggelinding ke tepi kain. Dua tes itu memakan waktu kurang dari satu menit, dan hasilnya biasanya lebih jujur daripada label gramasi di kemasan.

FAQ

Apakah kain microfiber aman untuk kulit sensitif?

Umumnya aman karena permukaannya sangat halus dan tidak menggores. Sebagian orang tetap merasa gerah kalau dipakai sebagai baju harian dalam waktu lama, jadi untuk pemakaian menempel kulit seharian, serat alami masih lebih ramah.

Berapa lama handuk microfiber bisa dipakai?

Banyak produsen menyebut angka 300 sampai 500 kali cuci sebelum daya serapnya turun terasa. Umur pakainya sangat bergantung pada cara mencuci, terutama soal pelembut pakaian.

Apakah microfiber terasa panas di cuaca tropis?

Bisa, terutama pada rajutan padat. Versi rajut renggang untuk jersey olahraga jauh lebih baik karena dirancang mengalirkan uap keluar, tapi tetap belum sebebas katun dalam melewatkan udara.

Kenapa lap microfiber jadi tidak menyerap air lagi?

Hampir selalu ada dua penyebab. Sisa pelembut pakaian yang menutup pori, atau minyak dan wax yang menumpuk dari pemakaian sebelumnya. Rendam di air hangat dengan sedikit sabun cuci piring bebas pelembut, biasanya daya serapnya pulih sebagian.

Apa bedanya microfiber dengan bahan micro untuk jaket?

Keduanya berasal dari keluarga serat yang sama, dan katalog toko sering menumpuk keduanya di satu rak dengan label microfiber kain. Bahan micro untuk jaket biasanya ditenun rapat dan diberi lapisan tahan air, sementara microfiber untuk lap dan handuk sengaja dibuat berbulu supaya luas permukaannya maksimal.

Bolehkah microfiber dicuci di mesin cuci?

Boleh, dengan siklus normal dan suhu rendah. Pastikan tidak dicampur kain berbulu, dan jangan tambahkan pelembut ke dalam laci mesin.

Referensi


Bagikan Artikel Ini

Artikel Lainnya

Kain Tile: Jenis, Karakteristik, dan Cara Merawatnya

Di rak toko kain, kain tile sering digantung paling belakang. Bahannya tipis, berlubang kecil seperti jala, dan hampir tidak terasa bobotnya saat dipegang. Dari situ juga daya tariknya datang. Satu lapis saja sudah cukup membuat kebaya terlihat berdimensi dan rok pesta mengembang tanpa membebani pemakainya. Orang Prancis menyebutnya tulle, mengikuti nama kota kecil yang dulu […]

Lihat Selengkapnya

Warna Khaki, Psikologi Warna, dan Cara Mix Match yang Tidak Pernah Salah

Warna khaki adalah pilihan warna yang aman. Di situlah letak kekuatannya: netral yang cerdas, bukan netral yang membosankan. Kalau kamu pernah berdiri di depan cermin dengan celana atau atasan khaki dan bingung mau dipadukan dengan apa, artikel ini akan membantu memahami kenapa warna khaki cocok dengan hampir semua warna, sekaligus cara memanfaatkannya secara maksimal. Apa […]

Lihat Selengkapnya

Double Knit Bycel Prime, Kain Rajut Tebal yang Makin Dilirik Brand Lokal

Double Knit Bycel Prime adalah kain rajut tebal berbahan poly cotton poly tiga lapis benang dengan gramasi 320 sampai 340 gram per meter pada hitungan benang 30s, dilengkapi teknologi cool touch, wicking, dan anti bakteri, sehingga terasa sejuk, cepat kering, dan tidak gampang apek meski dipakai seharian penuh. Kain ini masuk dalam keluarga besar rajutan […]

Lihat Selengkapnya

Kain Sutra: Ciri, Proses Pembuatan, dan Cara Merawatnya

Lembut di tangan, berkilau kena cahaya, sejuk dipakai bahkan waktu cuaca panas. Itu ciri yang paling cepat dikenali dari kain sutra, bahan tekstil dari serat alami ulat sutra yang sudah menemani busana bangsawan sejak ribuan tahun lalu. Di beberapa daerah bahan ini disebut juga kain sutera. Statusnya belum banyak berubah, masih jadi pilihan utama untuk […]

Lihat Selengkapnya